Cara Bermain Alat Musik Harpa

Cara Memainkan Alat Musik Harpa dan Sejarahnya

harpa

Dalam bahasa inggirs, Harpa di sebut dengan Harp. Harpa sering juga diilustrasikan sebagai alat musik yang di mainkan oleh seseorang yang bersayap seperti malaikat, atau putri duyung.

Fisik dari harpa biasanya berwarna emas dan memiliki senar. Cara memainkan alat musik harpa adalah cara di petik. Alat musik ini umumnya berbentuk seperti segitiga dan di mainkan bersamaan dengan beberapa orkestra simfomi ataupun bersama dengan suara vokal,flute bisa juga jazz atau drum.

Cara Memainkan Alat Musik Harpa

Cara memainkan harpa bisa dengan menggunakan tangan kosong ataupun dengan tangan di bantu dengan kaki (karena ada pedalnya).

Harpa bisa dimainkan solo atau sebagai bagian dari ensemble musik. Terlepas dari itu semua,harpa dapat menciptakan nada yang sangat indah dengan atau tanpa iringan musik lain.

Jika kita perhatikan, alat musik harpa ini memang jarang di pertontonkan atau di pertunjukkan biasa dan umum seperi acara desa ataupun semacamnya karena memang tidaklah mudah untuk mempelajari cara memainkan alat musik harpa ini.

Jika dilihat dari bentuk,berat atau ukurannya, harpa memiliki banyak variasi. Namun tetap saja ada 3 bagian pokok yang ada di harpa,yaitu :

1.Papan Suara atau Sound Board
2.Leher atau Neck
3.Senar atau String

Sedangkan untuk harpa modern biasa memiliki bentu triangular. Bahkan dari variasi tersebut juga bisa mencapai tinggi 60cm hingga 180cm dengan senar yang berjumlah 22 hingga 37 buah senar.

Sejarah Alat Musik Harpa

Harpa merupakan salah satu alat musik tertua di dunia. Dimana alat musik ini paling awal dikembangkan dari busur panah untuk berburu.

Lukisan-lukisan dinding pada makam Mesir kuno yang dibuat pada tahun 3000 SM banyak yang menunjukkan gambar instrumen yang mirip dengan busur pemburu, tanpa tiang seperti yang kita temukan pada harpa moderen.

Harpa yang dimainkan dengan posisi miring dan memiliki siku datang ke Mesir dari Asia sekitar tahun 1500 SM, alat musik ini dibuat dari kotak atau box berongga yang dipasangkan senar (string) lurus pada bagian sudutnya sehingga dapat menghasilkan suara ketika di petik.

Pada saat itu, mungkin string yang digunakan terbuat dari rambut atau serat tanaman yang diikatkan pada ujung-ujung box tersebut. String dapat diatur ketegangannya dengan cara memutar simpul yang telah dibuat sebelumnya.

Selama masa abad pertengahan, pilar atau tiang penyangga ditambahkan untuk meningkatkan ketegangan ekstra pada string.

Bahan tali kaku seperti yang terbuat dari tembaga dan kuningan digunakan pada perubahan ini, sehingga memungkinkan instrumen memiliki hasil volume suara yang lebih tinggi serta dan nada yang dihasilkan menghasilkan efek sustaining.

Harpa pada awalnya tidak memiliki perangkat mekanis yang memberikan pemain kombinasi dalam bentuk kunci yang berbeda, harpist (pemain harpa) merasa perlu untuk mengatur nada string mereka dan diatur pada masing-masing bagian.
Akhirnya, pada paruh kedua abad ke-17 deretan kait logam dipasangkan disepanjang sisi kiri harpa.

Penggambaran awal sebuah harpa menggunakan bingkai atau frame adalah di Inggris pada abad ke-8 peralihan zaman batu. Dimana musik adalah bagian penting dari kehidupan bangsa Irlandia kuno dan harpa adalah instrumen aristokrat, biasa dimainkan di pengadilan kerajaan.

Beberapa saat sebelum tahun 1720, mekanisme pada penggunaan harpa diperluas yang dipenuhi untuk para harpist memenuhi kebutuhan mereka dalam memainkannya. Tujuh pedal ditambahkan pada bagian dasar harpa untuk meningkatkan pitch.
Misalkan, jika harpa disetel dengan nada dasar C-flat (Cb), kemudian pemain dapat menaikkan nada dasar menjadi C standar dengan menginjak pedal tersebut.

Harpa pedal tunggal mencapai tingkat popularitas terbesarnya sepanjang sisa abad ke-18 seperti yang dimainkan di pengadilan Perancis oleh Marie Antoinette, mungkin merupakan seorang harpist yang paling terkenal dari instrumen ini

Berdasarkan kebutuhan ini, Sebastian Erard berhasil memperoleh hak paten pada tahun 1810 untuk mendesain harpa dengan pedal ganda.

Erard mendesain ulang harpa pedal tunggal, dengan mengganti Crochets (simpul string) dengan disk (cakram) bercabang.

Hingga pada saat ini, masing-masing string dilengkapi dengan dua disk, yang mampu menghasilkan suara flat (mol), standar, atau sharp (kres) sesuai dengan pedalnya masing-masing. Ini sangat memudahkan pemain dalam menentukan standar nada mereka.

Alat musik harpa terus berkembang dan telah banyak memiliki perbaikan yang signifikan dalam pembuatannya selama dua abad terakhir.

Pada akhir tahun 1800-an Lyon dan Healy, sebuah perusahaan yang berbasis di Chicago yang masih memproduksi harpa hingga saat ini, telah berhasil membuat harpa di Amerika dengan frame yang sangat kuat dan berbagai perbaikan penting untuk diterapkan pada mekanisme Erard, yaitu penerapan dua pedal.

Abad ke-21 memberikan nilai dan arti yang besar untuk alat musik harpa, alat musik ini banyak dimainkan pada berbagai event atau acara besar seperti festival, konferensi, acara pemerintahan yang mewah, komunitas masyarakat seni. Sehingga mendatangkan banyak kesempatan kepada para harpist dalam mengembangkan karirnya.

Dari abad pertengahan menuju modren, dari klasik ke jazz, dari akustik ke elektrik. Harpa merupakan alat musik penting dalam berbagai tradisi dan perubahan zaman ini.

Related posts

Leave a Comment