Cara Bermain Alat Musik Sumatera Selatan

Alat Musik Kenong Basemah

Cara Memainkan dan Penjelasan ALat Musik Sumatera Selatan

 

Alat Musik Tradisional Sumatera Selatan. Provinsi Sumatera Selatan dengan Palembang sebagai ibukotanya, alat musik tradisional yang dimiliki berbeda dengan provinsi atau daerah yang berada di Pulau Sumatera.

Perkembangan musik dan jenis musik dikota Palembang itu sendiri sangat dipengaruhi oleh situasi zaman yang melingkupinya. Dimasa Kerajaan Sriwijaya saya kita banyak dipengaruhi oleh unsur musik Cina, India, dan musik lokal.
Nuansa musiknya kemungkinan besar sangat dipengaruhi unsur agama Budha yang di waktu itu adalah agama resmi yang diannut oleh Kerajaan Sriwijaya.

Menurut buku yang berjudul “Terbangan: alat musik tradisional Sumatera Selatan”

Pengarang buku: Sukanti

Diterbitkan oleh: Departemen Pendidikan Nasional Kantor Wilayah (Kanwil) Propinsi Sumatera Selatan, Bagian Proyek Pembinaan Permuseuman Sumatera Selatan, tahun 1999,

Dengan jumlah halaman 31 halaman.

Ini akan kami rangkumkan alat musik Sumatera Selatan, yaitu :

1. Alat Musik Burdah atau Gendang Oku

Burdah atau Gendang Oku adalah alat musik sejenis gendang yang berukuran besar terbuat dari kulit hewan dan kayu nangka.

Dikarenakan alat musik burdah ini pertama kali ditemukan dalam budaya masyarakat OKU atau Ogan Komering Ulu, maka tidak sedikit orang yang menyebut alat musik ini dengan sebutan Gendang Oku.

Biasanya burdah dimainkan dalam sebuah acara-acara adat sebagai alat musik ritmis. Cara memainkannya pun mudah yaitu cukup dengan ditepuk bagian kulit membrannya dengan menggunakan telapak tangan.

Acara yang sering memainkan burdah misalnya, Dalam upacara pernikahan, latihan pencak silat, atau disaat ada upacara adat Palembang kita akan dengan mudahnya menemukan alat musik burdah ini.

2. Alat Musik Tenun

Alat Musik Tenun
Alat Musik Tenun

Dinamakan tenun karena memang alat musik ini dahulunya sering dimainkan disaat para wanita sedang mengerjakan tenunan kain. Alat musik ini merupakan sarana hiburan dan pelipur rasa bosan bagi para wanita yang sehari-hari bekerja menenun kain.

Cara memainkannya pun cukup mudah yaitu dengan cara memukulkan kayu pada bagian-bagian tertentu yang menghasilkan nada-nada berbeda.

3. Alat Musik Gambus

Alat Musik Gambus

Alat musik gambus memang lebih banyak dikenal sebagai alat musik tradisional asal Riau. Namun dengan hal ini bukan berarti alat musik ini tidak dimainkan oleh masyarakat suku Melayu di Palembang Sumatera Selatan.

Gambus Palembang dibuat dari kayu dengan memiliki enam dawai yang dimainkan dengan cara dipetik. Selain dapat berfungsi sebagai alat musik yang beraliran melodis, gambus ini juga bisa berfungsi sebagai alat musik harmonis.

4. Alat Musik Kenong Basemah

Alat Musik Kenong Basemah

Suku Basemah di bagian Barat Provinsi Sumatera Selatan, khususnya di sekitar daerah Pagar Alam, juga mempunyai sebuah alat musik yang unik dengan nama Kenong Basemah.

Bentuk dari Kenong basemah sama seperti kenong pada umumnya tapi dengan ukurannya yang lebih kecil. Alat musik yang terbuat dari bahan tembaga ini dimainkan bersama gamelan dan berfungsi juga sebagai alat musik melodis.

Ia akan menghasilkan suara mengiang saat bagian atasnya dipukul menggunakan alat pemukul yang dibuat khusus.

5. Alat Musik Terbangan

Alat Musik Terbangan

Setelah masuknya budaya Islam yang dibawa oleh masyarakat Melayu Aceh, masyarakat Sumatera Selatan juga memiliki alat musik jenis baru yang umumnya lebih dikenal dengan nama rebana.

Alat musik yang mirip rebana ini, kemudian oleh masyarakat Palembang diberi nama Terbangan. Terbangan terdiri dari 4 buah rebana dan dimainkan bersama serunai saat syukuran, acara khitan, atau upacara pernikahan adat Palembang.

Related posts

Leave a Comment