Sepak Terjang Alat Musik Panting

Sepak Terjang Alat Musik Panting 

Musik Panting adalah kesenian yang berasal dari Kalimantan Selatan.syair-syair yang berupa pantun merupakan salah satu yang menarik dari musik panting,isi dari pantun tersebut juga beraneka macam,ada pantun berisi nasehat sampai pantun jenaka.Pemain musik panting umunya menggunakan pakaian banjar,bagi laki-laki menggunakan peci dan yang perempuan menggunakan kerudung.Pemain musik panting memainkan alat musiknya dengan posisi duduk,pemain laki-laki duduk bersila dan pemain perempuan duduk bertelimpuh.

Panting merupakan alat musik yang dipetik yang berbentuk seperti gambus Arab tetapi ukurannya lebih kecil.Pada waktu dulu musik panting hanya dimainkan secara perorangan atau secara solo.Karena semakin majunya perkembangan zaman dan musik Panting akan lebih menarik jika dimainkan dengan beberapa alat musik lainnya,maka musik panting sekarang ini dimainkan dengan alat-alat musik seperti babun,gong,dan biola.

Mengenai kapan lahirnya musik “Panting”,sampai sekarang belum didapatkan data tertulis.Tapi,menurut tuturan lisan yang berkembang di pedesaan dan kampung-kampung di Kalimantan Selatan,musik “Panting” sudah ada sebelum zaman penjajahan.Atau lebih kurang pada abad ke-18.Pada masa itu,musik “Panting” digunakan untuk mengiringi tarian Japen dan Gandut.Dalam periode tersebut, musik “Panting” diiringi dengan istrumen lain seperti babun,gong,suling,dan rebab.Tapi setelah biola masuk ke Kerajaan Banjar, maka kedudukan rebab digantikan oleh biola.

Di masa awal dan tahap perkembangannya,“Panting” hanya memiliki tiga buah senar.Dimana masing-masing senar punya fungsi tersendiri.
Senar pertama disebut pangalik,yaitu senar yang dibunyikan untuk penyisip nyanyian atau melodi.
Senar kedua,disebut panggundah atau pangguda yang digunakan sebagai penyusun lagu atau paningkah.
Sedang senar ketiga disebut agur yang berfungsi sebagai bass.

Senar “Panting” pada masa lalu dibuat dari haduk hanau (ijuk),serat nenas,serat kulit kayu bikat,benang mesin,atau benang sinali.Tapi sekarang, karena lebih mudah didapatkan,ditambah lagi dengan bunyinya yang jauh lebih merdu,benang nilon tampak lebih banyak digunakan.Atau,ada pula yang menggunakan tali kawat dengan empat bentangan pada badan “Panting”.

dahulu musik ini sangatlah tenar pada tahun 1984 musik panting menduduki peringkat 10,dengan perkembangan jaman yang semakin modern alat musik ini terasa seperti luntur akbiat alat musik modern.sangatlah disayangkan jika era kejayaan musik panting sampai hilang,oleh sebab itu perlu dukungan dari masyarakat,pemerintah juga seniman,khususnya kalimantan selatan untuk menjaga kelestarian alat musik tersebut.
mimin berharap kejayan era 1984 terulang lagi.sebisa mungkin upaya pemerintah untuk melestarikan budaya,adat,maupun kesenian,jangan sampai budaya luar merenggut apa yang kita miliki.

Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.